Showing posts with label Fungsi Tes. Show all posts
Showing posts with label Fungsi Tes. Show all posts

Saturday, November 27, 2010

Bentuk-Bentuk Tes

0 komentar
Berdasarkan sistem penskorannya, bentuk tes yang digunakan dalam lembaga pendidikan dapat dikategorikan menjadi 2 yaitu tes objektif dan tes subjektif.

1. Tes Objektif

Tes objektif adalah bentuk tes yang mengandung kemungkinan jawaban atau respons yang harus dipilih oleh peserta tes. Pemeriksaan atau penskoran jawaban/respons peserta tes sepenuhnya dapat dilakukan secara objektif oleh pemeriksa dan dapat menggunakan alat bantu.

Kelebihan Tes objektif :
a. Lebih representatif mewakili isi dan luas bahan.
b. Lebih mudah dan cepat memeriksanya.
c. Pemeriksaan dapat diserahkan orang lain.
d. Tidak terdapat unsur subjektifitas yang mempengaruhi dalam pemeriksaan maupun penskoran.


Kelemahan Tes Objektif :

a. Membutuhkan persiapan yang lebih sukit dari pada tes esai.
b. Butir soal cenderung hanya mengungkap ingatan dan pengenalan kembali.
c. Terdapat kesempatan spekulasi dan untung-untungan.


Tipe Tes Objektif

a. True false

Tipe soal yang butir soalnya terdiri pernyataan yang disertai dengan alternatif jawaban yaitu jawaban atau pernyataan yang benar dan yang salah.

b. Metching

Tipe tes xang butir soalnya bertipe menjodohkan/mencocokkan yang ditulis dalam dua kolom atau kelompok.

c. Muliple choice

Tipe tes dimana setiap butir soalnya memiliki jumlah alternatif jawaban lebih dari satu, biasanya berkisaran 2 atau 5.


2. Tes Subjektif

Tes subjektif adalah bentuk tes yang biasanya berbentuk uraian/esai. Tes bentuk uraian adalah butir soal yang mengandung pertanyaan atau tugas yang jawaban atau pengerjaan soal tersebut harus dilakukan dengan cara mengkspresikan pikiran peserta tes (Asmawi Zaenul dan Noehi Nasution, 2005).

Kelebihan Tes Uraian :

a. Dapat digunakan untuk mengukur hasil belajar yang kompleks.
b. Meningkatkan motivasi peserta tes untuk belajar dibandingkan tes subjektif.
c. Mudah disiapkan dan disusun.

Kekurangan Tes Uraian

a. Reliabilitas rendah.
b. Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memeriksa lembar jawaban dan tidak dapat diwakilkan ke orang lain.
c. Jawaban peserta tes kadang-kadang disertai dengan bualan.

Thursday, November 25, 2010

Macam-Macam Tes

0 komentar
Kita ketahui tes adalah alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur keadaan individu, dengan cara atau aturan yang telah ditentukan.

Trus apa sih fungsi tes???

Fungsi tes sebagai berikut :

1. Sebagai alat pengukur tingkat perkembangan atau kemajuan yang telah dicapai oleh peserta didik.

2. Sebagai alat pengukur keberhasilan program pengajaran.


Macam-Macam Tes

A. Berdasarkan Fungsinya

1. Tes seleksi (ujian masuk).
2. Tes awal (mengetahui penguasaan siswa terhadap suatu materi pada awal pembelajaran/ pre tes).
2. Tes akhir (post test).
3. Tes diagnostik (mengetahui secara tetap kesukaran yang dihadapi peserta didik dalam suatu mata pelajaran).
4. Tes formatif (mengetahui sejauh mana peserta didik telah terbentuk setelah pembelajaran dalam waktu tertentu misalnya ulangan harian).
5. Tes sumatif (tes yang diberikan setelah sekumpulan satuan pelajaran telah diberikan misalnya ulangan umum, UAS).


B. Berdasarkan Aspek Psikis

1. Tes intelegensi (mengetahui kecerdasan seseorang).
2. Tes kemampuan (mengetahui kemampuan dasar atau bakat khusus seseorang).
3. Tes sikap (mengetahui respon seseorang terhadap dunia sekitarnya).
4. Tes kepribadian (mengetahui ciri khas seseorang yang bersifat lahiriah, misalnya gaya bicara, cara berpakaian, hobi).
5. Tes hasil belajar (mengetahui tingkat pencapaian atau prestasi belajar seseorang).


C. Berdasarkan Banyaknya Orang Yang Mengikuti Tes

1. Tes individual (tester berhadapan dengan 1 orang testee saja).
2. Tes kelompok (tester berhadapan lebih dari satu orang testee).


D. Berdasarkan Cara Menjawabnya

1. Tes tertulis(pertanyaan/soal tertulis dan cara menjawabnyapun secara tertulis).
2. Tes lisan (pertanyaan/soal lisan dan cara menjawabnyapun secara lisan).

PATNER

Blogs Directory

Followers