Wednesday, June 30, 2010

Eukaryota

0 komentar
Eukaryota berbeda dengan prokaryota, eukaryota memiliki karyon atau nukleus. Di dalam nukleus inilah terkandung sebagian besar DNA. Sel-sel eukaryota mencakup sel-sel tumbuhan dan sel-sel hewan. Ukuran sel eukaryota lebih besar daripada sel prokaryota.Bagian terluar sel tumbuhan dilindungi oleh suatu selaput yang kaku, yang kemudian disebut dinding sel. Dinding ini sebagian besar terdiri dari senyawa selulosa. Di sebelah dalam dinding sel dijumpai bahan atau senyawa kimia yang memiliki tanda-tanda...

Prokaryota

0 komentar
Kelompok prokaryota mencakup Bakteria dan Mikoplasma. Bakteria merupakan organisme yang paling sederhana. Pada umumnya berbentuk bola atau batang dengan ukuran beberapa mikrometer.Bakteria terdiri atas dinding sel, selaput plasma, sitoplasma yang didalamnya terdapat nukeoid dan ribosoma. Selaput plasma pada tempat-tempat tertentu melipat-lipat dan membentuk suatu bangunan yang disebut mesosoma.Dinding sel bakteria mengandung senyawa mukopeptida yang digunakan untuk mengelompokkan bakteria. Kadar...

Diferensiasi Sel

0 komentar
Diferensiasi sel adalah suatu perubahan sel dimana sel yang telah mencapai volume pertumbuhan akhir menjadi terspesialisasi sesuai fungsinya menghasilkan jenis jaringan, organ atau organisme baru.Diferensiasi meliputi 2 hal :1. Perubahan struktur dan aktivitas biokimia.2. Perubahan aktivitas fisiologis. Diferensiasi sel terjadi karena :1. Semua informasi genetik yang dimiliki oleh suatu organisme akan diwariskan kepada sel anak pada saat pembelahan sel. Artinya : Informasi genetik yang tepat perlu...

Tuesday, June 29, 2010

Jaringan Kolenkim

1 komentar
Jaringan Kolenkim adalah jaringan mekanik yang menyokong organ pada saat tumbuh dan berkembang.Sifat-sifat jaringan kolenkim :- sel hidup, protoplas aktif.- Dinding sel penebalannya tidak teratur.- Dinding sel primer, lunak, plastis, mengandung selulosa, pektin, hemiselulosa, tidak berlignin.- Mampu mengadakan aktivitas meristem.- Mampu menghilangkan penebalan dinding.Tipe-tipe kolenkim berdasarkan cara penebalan :1. Kolenkim sudut (angular)- Penebalan pada sudut-sudut sel.- Misal pada tangkai daun...

Trikoma (Trikomata)

0 komentar
Trikoma (jamak: Trikomata) adalah rambut bersel satu atau bersel banyak yang dibentuk dari sel epidermis.Trikoma terbagi menjadi 2, yaitu :1. Trikoma Non GrandularBentuk dan susunannya bermacam-macam = sel tunggal sederhana, sisik, sederet sel yang membentuk percabangan atau gabuan dari beberapa deret sel.2. Trikoma Grandular- Mengeluarkan sekret- Dapat bersel satu, bersel banyak, berupa sisik.- Misal : koleter, Rambut gatal, Nektarium.Fungsi Trikoma =1. Mencegah pengupan.2. Alat pengisap air dan...

Stomata

0 komentar
Stoma (jamak = Stomata) merupakan celah pada epidermis yang dibatasi oleh 2 sel epidermis khusus, yakni sel penutup. Dengan mengubah bentuknya, sel penutup mengatur pelebaran dan penyempitan celah. Sel yang mengelilingi stomata dapat berbentuk sama atau berbeda dengan sel epidermis lainnya. Sel yang berbeda bentuknya disebut sel tetangga yang kadang-kadang berbeda isinya. Fungsi sel tetangga sebagai perubah osmotik yang menyebabkan gerakan sel penutup yang mengatur lebar celah.Stomata paling banyak...

Sunday, June 27, 2010

Ciri-Ciri Polypodiaceae

0 komentar
1. Daunnya tunggal atau majemuk dengan bentuk dan ukuran yang beragam.2. Rizoma merayap dengan ruas-ruas yang panjang, jarang memperlihatkan batang yang nyata.3. Akar dan daunnya seringkali bersisik atau berambut.4. Daun yang fertil sama dengan daun yang steril, meskipun ada juga yang dimorfisme.5. Sporangium terkumpul menjadi sorus. Sebelum masak, sorus tertutup oleh selaput indusium. Sporangium muncul dari tonjolan jaringan daun yang disebut reseptakulum. Dinding sporangium memiliki suatu cincin/annulus...

Laporan Praktikum Imbibisi, Adsorpsi, dan Difusi

0 komentar
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangSuatu fenomena yang menji jalan masuknya zat-zat ke dalam tubuh tumbuhan adalah imbibisi. Imbibisi merupakan peristiwa migrasi molekul-molekul air ke suatu zat lain yang berlubang (berpori) cukup besar dan kemudian molekul-molekul air itu menetap di dalam zat tersebut. Imbibisi dapat berlangsung bila ada afinitas (daya ikat) yang kuat antara 'imbiban' (substansi penyerap air) dan air dari lingkungan sekitarnya. Seperti halnya difusi dan osmosis, maka imbibisi pun...

Saturday, June 26, 2010

Ciri-Ciri Paramaecium

0 komentar
1. Memiliki bentuk tubuh yang tetap.2. Bentuk tubuh tumpul pada ujung depan, melebar pada bagian tengah dan lancip pada bagian belakang.3. Memiliki alat gerak berupa bulu getar (cillia).4. Cilia berfungsi sebagai alat gerak untuk mengambil makanan dan memasukkan makanan serta sebagai penerima rangsangan.5. Tubuh dilindungi oleh membran fleksibel yang disebut pelikel. Didalam pelikel terdapat sitoplasma. Sitoplasma dibedakan atas endoplasma dan ektoplasma. Pada ektoplasma terdapat spindel yang disebut...

Ciri-ciri Sporozoa

2 komentar
1. Tidak memiliki alat gerak. 2. Hidup sebagai parasit pada hewan dan manusia. 3. Hanya memiliki satu inti dengan bentuk bulat dan oval. 4. Pergerakan dilakukan oleh kontraksi seluruh sel. 5. Makanan secara laogsung diserap dari inang. 6. Respirasi dan ekskresi dilakukan dengan cara difusi. 7. Reproduksi secara aseksual dengan cara pembelahan dan terjadi di dalam tubuh manusia dinamakan schyzogoni (schyzogami). 8. Reproduksi seksual dengan cara pertemuan mikrogamet dan makrogamet yang terjadi...

Ciri-Ciri Zygnematales

0 komentar
1. Bentuk koloni seperti benang tidak bercabang. Koloni ini selalu bertambah panjang karena pembelahan vegetatif dan pembentangan sel.2. Koloni-koloni pada dinding pemisah yang melintang dapat terputus-putus menjadi beberapa bagian, masing-masing tumbuh menjadi koloni baru.3. Dinding sel terdiri dari selulosa/ pektin, tidak berlubang, dapat belendir karena pembengkakan.4. Sel berinti 1, 1 kloroplas bentuk pita (Spirogyra), bentuk bintang (Zygonema), pipih (Mougeotia).5. Reproduksi secara seks...

Ciri-Ciri Ganggang Hias (Desmidiales)

0 komentar
1. Bentuknya beranekaragam.2. Berlendir (merayap).3. Hidup di rawa-rawa gambut.4. Bentuk sel beragam tetapi simetris, seperti bintang, bulan sabit atau sabit.5. Kloroplas besar tersusun kompleks, pirenoid 1 atau lebih, inti di tengah, dinding sel berlubang.6. Reproduksi aseksual dengan cara sel membagi di bagian tengah, masing-masing kemudian menyempurnakan diri.7. Reproduksi seksual dengan kopulasi, caranya : dua sel berdekatan menyelubungi diri dengan lendir, lalu dinding tengah membuka, protoplas...

Ciri-Ciri Ganggang Karang (Charophyceae)

0 komentar
1. Habitatnya di dalam air.2. Habitus seperti tumbuhan tingkat tinggi dengan talus berbuku-buku dengan ruas yang panjang, bercabang, berkarang. Pada buku tumbuh cahang-cabang pendek dan beruas, jumlahnya bisa banyak.4. Dari ketiak tiap cabang pendek keluar cabang panjang, yang serupa talus pokok.5. Dijumpai rizoid berbentuk benang bercabang, untuk melekat pada substrat yang tidak keras seperti pasir, lumpur, dahan-dahan yang lapuk.6. Kloroplas a dan b, dengan hasil asimilasi berupa tepung.7. Dinding...

Ciri-Ciri Ganggang Pirang (Phaeophyceae)

0 komentar
1. Berwarna pirang.2. Hidup di air laut, dan sebagian ada yang hidup di air tawar.3. Termasuk bentos, melekat pada batu-batu, kayu, sering juga sebagai epifit pada talus ganggang ini, bahkan ada yang hidup sebagian endofit.4. Talusnya dapat berukuran sangat besar dan berbeda-beda bentuknya.5. Memiliki klorofil yang berisi klorofil a, karoten, fikosantin, dan santofil, serta dibungkus membran.6. Sel-selnya hanya punya 1 inti. Dinding sel sebelah dalam berupa selulosa, sebelah luar berupa pektin,...

Ciri-ciri Ganggang Merah (Rhodophyceae)

0 komentar
1. Mengandung kloroplas berisi fikoeretrin lebih banyak dibandingkan klorofil, ada karotenoid, sedikit fikosianin.2. Kebanyakan hidup di air laut, yaitu laut dalam yang hanya dapat dicapai oleh cahaya bergelombang pendek. Hidup sebagai bentos, melekat pada substrat dengan benang/cakram pelekat.3. Bersifat autotrof, tetapi ada yang heterotrof. Yang heterotrof tidak berkromatofora dan hidup sebagai parasit pada ganggang lain.4. Hasil asimilasi berupa tepung floridae (mirip glikogen) dan floridosida...

Ciri-ciri Myxomycetes

0 komentar
Myxomycetes adalah kelompok fungi yang tidak memiliki klorofil, yang secara filogenik tergolong ke dalam organisme yang sangat sederhana. Ciri-ciri Myxomycetes :1. Tubuhnya berbentuk lendir, sehingga disebut jamur lendir.2. Dalam keadaan vegetatif tubuhnya berupa masa protoplasma telanjang yang bergerak sebagai ameba, disebut plasmodium. Plasmodium akan membentuk sporangium yang menghasilkan spora.3. Spora dapat berkecambah dalam air atau substrat basah menjadi sel kembar yang disebut miksoflagellata.4....

Cara bakteri bergerak

0 komentar
Bakteri bergerak dengan flagel yang tersusun oleh protein flagelin. Bakteri yang tidak mempunyai flagel disebut atrik. Bakteri yang tidak mempunyai flagel bergerak dengan cara berguling. Pada beberapa jenis bakteri terdapat tonjolan yang dinamakan pili (fimbriae) yang berfungsi melekatkan diri pada permukaan benda padat dan untuk meneruskan DNA sel lain. Di dalam media cair, bakteri bergerak dengan cara bergoyang, memutar, bergetar, dan gerakan melambung. Gerakan ini dinamakan gerak Bro...

Cara Amoeba menangkap makanan

0 komentar
Amoeba merupakan hewan yang memiliki bentuk tidak tetap. Amoeba menangkap makanan dengan cara membentuk pseudopodia yang mengelilingi makananan. Pseudopodia terbentuk karena juluran sitoplasma yang mengalami perubahan dari plasma gel ke plasma sol. Pseudopodia mengelilingi makanan, yang selanjutnya makanan dimasukkan ke dalam sel dan terbentuklah vakuola makanan, cara seperti ini disebut fagositos...

Pengertian Istilah dalam Biologi

0 komentar
Abiotik adalah faktor-faktor lingkungan yang tidak hidup.Aerobik adalah mengandung oksigen, memacu pada suatu organisme, lingkungan, atau proses seluler yang memerlukan oksigen.Anaerobik adalah tidak mengandung oksigen, mengacu pada suatu organisme, lingkungan, atau proses seluler tanpa oksigen.Arkegonium adalah tempat perkembangan gamet betina.Autotrof adalah organisme yang mendapatkan makanan organik tanpa harus memakan organik lain.Amoeboid adalah bergerak seperti amoeba dengan menggunakan pseudopodia.Anisogami...

Interaksi Organisme dan Lingkungan

0 komentar
Istilah ekologi berasal dari bahasa Yunani, OIKOS yang berarti Rumah atau Tempat Tinggal, dan LOGOS berarti ilmu. Jadi ekologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dalam rumahnya, rumah tangga makhluk hidup.Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup (tumbuhan, binatang, manusia) dengan lingkungannya (cahaya, suhu, curah hujan, kelembaban dan topografi), demikian juga proses kelahiran, kehidupan, pergantian generasi, dan kematian yang semuanya menjadi sebagian...

Friday, June 25, 2010

Lichenes (Lumut Kerak)

0 komentar
Lichenes merupakan simbiosis mutualisme antara ganggang (algae) dengan miselium jamur (fungi) yang hidup di batu, batang pohon, dan pada dinding bangunan. Fungi yang menyusun tubuh lichenes tergolong ke dalam Ascomycetes (Discomzcetales, Pyrenomycetales), sedangkan algaenya disebut gonidium, dapat bersel tunggal atau berupa koloni. Kebanyakan gonidium adalah Cyanophyceae (Chroococcus dan Nostoc) dan Chlorophyceae (Crystococcus dan Trentophli...

Monday, June 21, 2010

Reproduksi Sel

0 komentar
Pertumbuhan dan perkembangan serta reproduksi makhluk hidup tidak lepas dari aktivitas pembelahan sel. Pada dasarnya, pembelahan sel ada tiga macam, yaitu pembelahan amitosis, mitosis, dan meosis.1. Pembelahan mitosisPembelahan mitosis meliputi dua proses pembelahan yang berurvan yaitu pembelahan inti dan pembelahan sel. Pembelahan mitosis berlangsung dalam empat tahap.a. ProfaseProfase memiliki ciri-ciri sebagai berikut :- Benang kromatom membentuk kromosom.- Membran inti larut dan anak inti menghilang.-...

Protein

0 komentar
Protein berasal dari kata "Proteos" yang berarti utama. Kata ini pertama kali diberikan oleh Gerardus Mulder yang menganggap zat ini paling penting dari semua molekul organik pada kehidupan manusia. Bahan baku penyusun protein adalah molekul-molekul asam amino.Fungsi Protein :1. Sebagai katalisator.2. Sebagai pengangkut dan penyimpan.3. Penyebab gerakan4. Pendukung sistem kekebalan.5. Pembentuk dan transmisi impuls saraf.6. Pengontrol pertumbuhan dan diferensiasi.7. Pendukung kekakuan struktural.Fungsi...

Tuesday, June 15, 2010

Lembaga (embryo)

0 komentar
Lembaga (embryo) adalah calon tumbuhan baru yang nantinya akan tumbuh menjadi tumbuhan baru, setelah biji memperoleh syarat-syarat yang diperlukan. Lembaga di dalam biji telah memperlihatkan ketiga bagian utama tubuh tumbuhan, yaitu :a. Akar lembaga atau calon akar (radicula) yang biasanya akan tumbuh terus menjadi akar tunggang (untuk tumbuhan yang tergolong dalam Dicotyledoneae. Akar lembaga ini ujungnya menghadap ke arah liang biji, dan pada perkecambahan biji akar tersebut akan tumbuh menembus...

PATNER

Blogs Directory

Followers