Tuesday, March 23, 2010

Petunjuk Tentang Adanya Evolusi

0 komentar


1. Anatomi perbandingan

Dari studi anatomi perbandingan dapat kita ketahui bahwa alat fungsional pada pelbagai binatang dapat menjadi 2, yaitu :
- Homologi sistem organ
- Analogi sistem organ

Homologi sistem organ artinya organ yang mempunyai asal sama dan selanjutnya berubah struktur sehingga fungsinya berbeda.
Contoh homologi sistem organ yaitu
* Tangan manusia dengan sayap kelelawar,
* Tangan manusia dengan kaki depan kuda.

Adanya organ homolog menunjukkan bahwa adanya hubungan kekerabatan antara hewan yang satu dengan yang lain. Jadi menunjukkan adanya evolusi.

Analogi sistem organ artinya organ yang mempunyai fungsi yang sama, tanpa memperhatikan asalnya.
Contohnya :
* Sayap serangga dengan sayap burung.
* Sayap kelelawar dengan sayap kupu-kupu.

Jadi analogi sistem organ tidak dapat menunjukkan hubungan kekerabatan makhluk hidup atau bukan merupakan parameter evolusi.

2. Adanya variasi di antara individu-individu dalam satu keturunan

Terdapat berbagai variasi pada individu dari satu spesies, misalnya perbedaan warna, ukuran, panjang, berat, kebiasaan, dan lain-lain. Menurut Darwin perbedaan tersebut terjadi karena pengaruh faktor luar, seperti :suhu, tanah, makanan, dan lain-lain. Variasi pada lingkungan yang berbeda memperlihatkan perkembangan yang berbeda pula.

2. Pengaruh penyebaran geografis

Suatu makhluk hidup cenderung untuk menyebar ke tempat-tempat lain, penyebaran organisme dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :
a. Penyebaran aktif
b. Penyebaran pasif

Penyebaran aktif yaitu penyebaran yang didorong oleh faktor-faktor kemampuan dari dalam individu sendiri. Contohnya : burung pelikan terbang dari Australia pindah ke Bali (Indonesia).

Sedangkan penyebaran pasif yaitu penyebaran yang disebabkan oleh adanya faktor-faktor dari luar individu tersebut. Contohnya buah kelapa yang menyebar karena terbawa arus air.

Penyebaran aktif dan pasif ini tidak selalu berakibat pada perluasan daerah. Hal ini disebabkan oleh adanya rintangan-rintangan yang sulit ditembus (isolasi geografi) atau adanya lingkungan baru yang tidak memenuhi persyaratan untuk hidup dan berkembang biak.

Penemuan fosil terjadi secara kebetulan dan jarang ditemukan dalam keadaan utuh, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :
a. Terjadinya lipatan batuan bumi.
b. Pengaruh air, angin dan bakteri pembusuk.
c. Hewan pemakan bangkai.
d. Jenis organisme.
e. Keadaan sekeliling yang tidak memungkinkan suatu bagian tubuh menjadi fosil.

4. Embriologi perbandingan

Perkembangbiakan vertebrata selalu mengalami tahap-tahap perkembangan mulai dari zigot-> morula-> blastula-> gastrula-> embrio. Semua vertebrata menunjukkan adanya persamaan bentuk pada perkembangan yaitu mulai dari zigot sampai dengan gastrula. Setelah fase embrio, fase perkembangannya mengalami perbedaan. Adanya persamaan perkembangan pada semua golongan hewan vertebrata tersebut, menunjukkan adanya kekerabatan.

Ternyata bentuk-bentuk perkembangan embrio vertebrata juga berhubungan dengan sejarah perkembangan filum. Bila diperhatikan, maka zigot setara dengan Protozoa yaitu satu sel, morula setara dengan Porifera yaitu bersel banyak namun belum mengalami diferensiasi, blastula setara dengan Coelenterata yaitu sudah mempunyai rongga, gastrula setara dengan vermes yang sudah tersusun atas tiga lapisan dan seterusnya.

Oleh karena itu Earnest Haeckel menyebutkan dengan istilah rekapitulasi (ulangan ringkas), yaitu ontogeni (perkembangan individu mulai dari sel terur yang dibuahi hingga individu tersebut mati) merupakan ulangan rinkas dari filogeni (sejarah perkembangan organisme dari filum yang paling sederhana hingga paling sempurna).

Contoh adanya rekapitulasi adalah perkembangan terjadinya jantung pada mamalia yaog dimulai dengan perkembangan yang menyerupai ikan, selanjutnya menyerupai embrio amfibi selanjutnya menyerupai perkembangan embrio reptil.

0 komentar:

PATNER

Blogs Directory

Followers