Wednesday, August 18, 2010

Cara Menggunakan Mikroskop

0 komentar

1. Letakkan mikroskop di atas meja dimana anda mudah melakukan pengamatan melalui tabung mikroskop.

2. Bukalah diafragma secara penuh.

3. Aturlah letak cermin supaya cahaya terpantul melalui lubang meja objek. Melalui lensa okuler terlihat sebuah lingkaran terang.

4. Letakkan yang alan diperiksa di atas meja objek jepitan.

5. Mulailah melakukan pengamatan dengan menggunakan lensa objek yang perkekuatan rendah. Jika letak lensa objektif sudah tepat, akan terdengar bunyi berdetik. Miringkan kepala anda ke satu mikroskop dan putarlah tombol pengatur kasar. Rendahkan lensa objektif atau naikkan meja objek sampai lensa objektif terletak mm dar sediaan yang diamati. Pergerakan pengaturan kasar pada beberapa mikroskop akan menyebabkan lensa objektif bergerak ke atas dan ke bawah.

6. Lihatlah melalui lensa okuler dan naikkan tabung mikroskop secara perlahan-lahan sehingga sediaan terlìat. Jika setelah tabung dinaikkan kurang lebih 2 cm sediaan tetap tidak terlihat, itu berarti foto mikroskop untuk sediaan sudah terlewati atau sediaan yang diamati tidak terletak tepat di bawah lensa objektif. Jika hal ini terjadi maka turunkan tabung denga cara di atas ( cara ke 5) lalu naikkan lagi tabung seperti cara ke 6 atau geserkan sediaan sampai terletak tepat di bawah lensa objektif. Jangan menurunkan tabung atau menaikkan meja sambil melihat sediaan melalui lensa okuler. Hal ini untuk mencegah lensa objektif membentur kaca penutup sediaan sehingga akan menyebabkan tergoresnya lensa objektif atau pecahnya kaca penutup.

7. Setelah sediaan tampak, putar pengatur halus ke depan dan ke belakang untuk mendapatkan fokus mikroskop sebaik-baiknya. Sediaan ini dapat diperjelas dengan mengatur besarnya lubang diafragma.

8. Jika diperlukan perbesaran yang lebih tinggi, putarlah revolver sehingga lensa objektif kuat berada pada posisi kerja yang baik. Sewaktu memutar revolver, jagalah agar sediaan tidak bergeser. Jika hal ini terjadi, ulangi seluruh urutan kerja yang dimulai dengan mencari fokus lensa objektif lemah. Untuk mendapatkan fokus objektif kuat tidak sampai diperlukan satu putaran penuh ke depan atau ke belakang pada pengaturan halus.

9. Bersihkan mikroskop setelah dipakai, terutama lensanya dan turunkan tabung lensa sampai habis kebawah.

0 komentar:

PATNER

Blogs Directory

Followers